CARA MENGATASI BALITA YANG SUSAH TIDUR
Tak cuma orang dewasa, balita pun terkadang memiliki ‘jam malam’ yang buruk. Jika buah hati sering mengalami hal ini, Anda tak perlu khawatir. Karena fenomena ini juga sering terjadi pada balita lain di seluruh dunia.
Meski biasa terjadi, sebagai orang tua, ada baiknya jika hal ini bisa diminimalisir. Pasalnya, gangguan tidur bisa berdampak signfikan, terutama pada kondisi emosional anak. Dengan kata lain kurang tidur seringkali membuat anak mudah marah, rewel dan gampang kehilangan konsentrasi. Dampak lain, Anda akankerepotan saat harus bergadang tiap malam karena si kecil tak bisa tidur.
Balita idealnya memiliki siklus tidur yang terdiri dari 11 jam untuk tidur malam hari, plus 1-2 jam tidur siang. Untuk dapat memenuhi kuota tersebut terkadang tidak mudah. Karena balita sering merasa tidak mengantuk pada saat jam tidur mereka tiba. Untuk itu, sebagai orangtua ada baiknya mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan kualitas dan kuantitas tidur anak jadi terganggu.
Pada dasarnya, tak ada penyebab pasti kenapa balita begitu susah mengantuk di saat jam tidur mereka. Meski demikian berikut beberapa faktor yang sering membuat balita susah terlelap.
Pertama, mereka susah tidur karena lapar. Seperti orang dewasa, anak terkadang mengalami susah tidur pada saat perut mereka lapar, baik saat siang atau malam hari. Berikan ASI, atau susu bayi yang sudah Anda hangatkan.
Kedua, karena terlalu gembira atau terlalu lelah. Terlalu lelah akan membuat bayi sering mengalami susah tidur. Sebaliknya, kegembiraan yang terjadi sebelum tidur, membuat mereka sulit untuk terlelap karena masih ingin bersenang-senang. Untuk mengatasinya, atur aktivitas fisik mereka agar jangan terlalu lelah, dan kurangi luapan emosional mereka sebelum tidur. Buat suasana lebih rileks, bila perlu putarkan lagu yang dapat membuat mereka mengantuk.
Ketiga, ketidaknyamanan. Kegelisahan saat tidur sering disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti suhu udara, suasana bising, sampai bahan baju yang dikenakan saat tidur. Pakaikan baju bayi berbahan katun, hal ini dapat membantu karena katun mudah menyerap keringat.
Lalu bagaimana agar anak terhindar dari masalah tidur?
Pada dasarnya, jangan pernah menyuruh anak langsung tidur setelah beraktivitas. Karena hal ini sering berujung pada upaya yang sia-sia. Manfaatkan 15-20 menit untuk melakukan tahapcooling down menjelang tidur. Manfaatkan waktu ini dengan beberapa kegiatan sederhana. Seperti membacakan cerita, membelai, melap badannya dengan handuk hangat agar ia merasa lebih nyaman dan rileks.
Sebisa mungkin hindarkan hal-hal yang membuat anak merasa kurang nyaman. Dalam hal ini baju yang sesuai dan suhu ruangan yang cukup adalah kunci tidur yang berkualitas. Biasakan mematikan lampu saat malam hari. Sehingga balita bisa beradaptasi dan terbiasa dengan jam tidur yang tepat waktu.
Memberi sentuhan fisik (belaian lembut) adalah cara yang efektif ketimbang berbicara. Lakukan dengan sabar, dan tunggu sekitar 10 menit. Cara ini biasanya ampuh mengantar balita Anda ke dunia mimpi. Selamat mencoba ya!